Fungsi dan Perintah CMD Command pada Komputer
CMD adalah kepanjangan dari Command Prompt adalah sebuah antarmuka (command line interface) bawaan sistem operasi Micorosft Windows yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dengan sistem operasi dengan menggunakan perintah teks yang berbeda dengan antarmuka grafis(GUI).
GUI(Graphical User Interface) adalah antarmuka pengguna yang menggunakan elemen visual seperti ikon,tombol,mennu dan jendela untuk berinteraksi dengan sistem komputer.
Dengan adanya perbedaan tersebut tentunya penggunaan CMD tidak mudah bagi pengguna, untuk menggunakan CMD anda harus menghafal beberapa baris perintah dalam bentuk teks.
Sebelum adanya sistem GUI perintah operasi masih menggunakan sistem CMD, penggunaan GUI lebih mudah karena tidak memerlukan baris perintah yang ada pada komputer sehingga saat ini sudah jarang sekali pengguna menggunakan sistem CMD.
Ada beberapa fungsi CMD yang bisa digunakan lebih spesifik sebagai berikut :
- Menjalankan Perintah Sistem : untuk mengelola tugas-tugas seperti mengelola file,konfigurasi jaringan dan pemecahan masalah.
- Mengecek Jaringan : untuk pengecekan jaringan seperti ping, ipconfig, dan tracert.
- Otomatisasi Tugas : untuk menjalankan file batch yang berisi rangkaian perintah untuk mengotomatiskan tugas yang sering diulang.
- Mengelola File dan folder : bisa digunakan untuk mengelola file dan folder dalam membuat file baru,menghapus,menyalin dan memindahkan file seperti perintah cd, dir, mkdir, del, copy dan move.
- Akses Fitur Tambahan Windows : untuk mengakses fitur tambahan yang tidak tersedia pada GUI
- Mengubah Pengaturan Tampilan CMD : bisa merubah warna teks dan latar belakang dan mengatur tampilan seperti perintah color dan mode.
- Informasi Sistem : untuk memberikan informasi tentang komputer seperti perintah systeminfo
- Pengelolaan Disk : untuk memeriksa dan memperbaiki sistem file, mengelola partisi disk dan memformat disk seperti perintah chkdsk, diskpart dan format.
- Perintah Lanjutan : memberikan fungsi tambahan untuk pencarian teks dalam file dan melihat daftar proses berjalan seperti perintah findstr dan tasklist.
Cara Menggunakan CMD
Untuk menggunakan CMD berikut langkah-langkahnya :
- Tekan tombol logo windows + R pada keyboard maka akan menampilkan jendela run.Kemudian ketikkan CMD kemudian pilih OK.
- Setelah itu akan menampilkan jendela CMD.
Nah disini anda bisa menggunakan perintah-perintah pada jendela command prompt.
Perintah Dasar CMD
Berikut adalah perintah-perintah dasar CMD beserta fungsinya, ketikan pada jendela command prompt kemudian tekan enter untuk melihat hasilnya.
- cd : menampilkan sebuah drive atau nama folder
- mk : membuat folder pada sebuah drive
- cd .. : perintah untuk kembali ke folder sebelumnya.
- move : memindahkan file ke drive atau folder lain
- mkdir : membuat folder
- rmdir : menghapus direktori kosong.
- dir : menampilkan list file dan folder di drive atau directory saat ini
- shutdown : mematikan, sleep dan restart perangkat komputer
- shutdown /r /m \\pc2 : untuk merestart komputer jarak jauh.
- shutdown /s /m \\pc2 : untuk mematikan komputer jarak jauh.
- shutdown /d : untuk memeriksa dengan cepat mengapa komputer di restart atau dimatikan.
- ipconfig : menampilkan info IP untuk satu konfigurasi network perangkat TCP/IP komputer.
- ipconfig /all : untuk melihat konfigurasi IP semua kartu jaringan di komputer.
- nslookup : menampilkan record DNS dari sebuah domains dan memecahkan DNS.
- ping : menampilan hasil ping ke suatu address,cek hasil ping apakah tersambung atau tidak
- tracert : menampilkan routing dari perangkat anda ke address tertentu
- date : menampilkan tanggal dan waktu
- del : menghapus file
- ren : mengganti nama file atau direktori
- type : menampilkan isi dari file teks.
- find : menemukan text tertentu dalam sebuah file txt
- replace : mengganti file
- xcopy : menyalin file, direktori termasuk subdirektori.
- robocopy : menyalin file dan direktori dengan fitur yang lebih banyak dibanding xcopy.
- cls : clear screen untuk menghapus seluruh command dan result dari perintah yang sudah dimasukkan
- attrib : Mengubah atribut file
- taskmgr : menampilkan jendela task manager
- telnet : memeriksa akses ke port suatub address
- chkdsk : check disk untuk memeriksa keadaan disk yang terpasang dengan cara memindai sistem file dan mengintegrasi file dan metadata.
- netstat : menampilkan informasi koneksi TCP/IP,statistik ethernet dan tabel rute komputer.Memverifikasi server aplikasi dapat berfungsi dengan benar dan memeriksa apakah layanan berjalan dan mendengarkan koneksi pada port.
- netstat -a : menampilkan semua port yang aktif.
- netstat -a -n : menampilkan semua koneksi dalam urutan numerik.
- net stop dan net start : perintah untuk memulai dan menghentikan layanan windows.
- dcdiag : administrator active directory untuk menganalisis keadaan pengontrol domain anda.Jalankan secara berkala untuk memastikan lingkungan domain anda bagus.
- dcdiag /s:DC1 : untuk menjanlankan dcdiag pada controler domain tertentu.
- gpresult : perintah untuk melaporkan kebijakan dan pengaturan grup yang diterapkan oleh pengguna atau komputer.Untuk menampilkan semua GPO yang diterapkan jalankan perintah gpresult /r.(dalam mode administrator).
- Whoami command : menampilkan siapa yang saat ini login ke sistem lokal, menampilkan keanggotaan grup pengguna yang masuk.
- whoami/ gorups : menampilkan grup pengguna tempat pengguna saat ini.
- telnet client : menguji host jarak jauh apakah diizinkan terkoneksi pada port tertentu.Jika firewall anda memblokir program agar tidak berfungsi maka anda perlu menuliskan "telnet + hostname atau IP + port number".
- sfc : System file checker adalah perintah untuk memverifikasi file system windows yang penting.Contoh untuk memperbaiki masalah blue screen atau crash.
- sfc /scannow : untuk memindai semua file sistem operasi yang dilindungi dan memperbaiki kerusakan.
- format : untuk memformat partisi pada hard drive.Dengan cara ini maka semua data partisi akan terhapus.Contoh : format e:/fs;NTFS (untuk memformat drive E ke sistem file NTFS).
- diskpart : untuk mengelola disk, partisi dan volume pada komputer lokal dengan metode menghapus, membuat, memformat, memperluas dan mengecilkan volume.Contoh : ketik diskpart (enter) list disk(enter).
- assoc : untuk menampilkan atau memodifikasi asosiasi ekstensi nama file.
- cipher : untuk menghapus data dari windows yang mana data biasanya dapat dipulihkan dari perangkat lunak pemulihan data.Nah cara kerja cipher ini untuk menghapus data yang dihapus agar tidak dapat dipulihkan oleh perangkat lunak lainya.Contoh : cipher /w:c:\it\private
- fc : file compare adalah untuk membandingkan dua file dan menampilkan perbedaan diantara keduanya.Contoh : ada dua file tes1.txt dan tes2.txt maka anda perlu menggunakan perintah : fc(direktori file) fc c:\it\tes1.txt c:\it\tes2.txt
- net use : mengubungkan dan menghapus sumber bersama seperti drive jaringan dan printer.Contoh : net use \\srv-vm1\share.
- set : menampilkan informasi variable environtment .
- vol : menampilkan informasi label volume dan nomor seri disk.
- diskcopy : menyalin seluruh isi disk ke disk lain.
- tasklist : menampilkan daftar proses yang sedang berjalan.
- taskkill : menghentikan satu atau lebih proses.
- route : menampilkan atau memodifikasi tabel routing IP.
- echo : menampilkan pesan.
- path : menampilkan atau mengubah jalur pencarian sistem untuk file yang dapat dijalankan.
- assoc : menampilkan atau mengubah eksistensi file atau folder yang dapat dibuka secara default.
- ver : menampilkan versi windows.
- help : untuk meminta bantuan informasi terkait perintah CMD.
1. Contoh penggunaan CMD membuka sebuah drive.Ketikan "cd (pilih drive yang akan dituju):" dibelakang "C:\Users\xxx>" disini saya memilih drive E.Kemudian tekan enter.
E:\ adalah tampilan bahwa drive sudah tampil.
Anda bisa menggunakan fungsi membuat folder pada drive E ini dengan mengetik "mk (tulisakan nama folder yang akan dibuat), disini saya memberi nama folder "tes".Ketika sudah dibuat, cek folder apakah sudah ada dengan cara ketik " dir " tekan enter maka akan menampilkan folder "tes" sudah ada pada drive E.
2. Contoh penggunaan perintah "
ping" pada sebuah address jika koneksi berhasil akan menampilkan hasil reply.
Jika penggunaan perintah "
ping" pada IP address yang dituju tidak terhubung maka akan menampilkan "request time out".
Anda bisa menggunakan perintah CMD yang lain dengan cara yang sama sesuai dengan fungsi masing-masing.Jika perintah pada CMD salah tidak sesuai intruksi akan menampilkan " is not recognized as an internal or external command, operable program or batch file.
Komentar
Posting Komentar